Berdasarkan cerita tokoh masyarakat desa, petilasan Sunan Kalijaga di Dusun Grogol merupakan tempat persinggahan Sunan Kalijaga ketika beristirahat dalam perjalanannya. Di petilasan ini Sunan Kalijaga merapikan rambutnya dan beberapa rambutnya rontok dilokasi ini, sehingga oleh masyarakat sekitar lokasi ini ditandai sebagai petilasan Sunan Kalijaga.
Terdapat banyak pembaruan pada bangunan, yaitu pada bagian genteng, rangka atap dari kayu, dan warna cat tembok. Hanya tembok yang diperkirakan masih asli, terdapat tulisan keterangan angka tahun (8-6-1941).
