Margodadi (SID)— Pada hari Sabtu, 31 Agustus 2024, Kalurahan Margodadi mengadakan pelatihan mubalig yang bertempat di aula kalurahan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para dai lokal dalam menyampaikan dakwah kepada masyarakat.
Acara pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Lurah Margodadi ( Djalmo Susilodiprodjo), yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran mubalig dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. “Mubalig memiliki peran strategis dalam menyampaikan ajaran agama dengan cara yang bijak dan santun. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para dai dapat lebih berkompeten dan siap untuk menghadapi tantangan dakwah di era digital
Pelatihan tersebut juga dihadiri oleh Kamituwa Kalurahan Margodadi ( Irwan Triyanto )yang sekaligus menjadi pengampu kegiatan. Beliau mengungkapkan bahwa program ini diharapkan dapat mencetak mubalig yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik sehingga pesan-pesan dakwah dapat diterima dengan lebih efektif oleh masyarakat.
Selain itu, pelatihan ini menghadirkan beberapa pemateri dari kalangan ulama dan akademisi yang membahas berbagai topik penting, mulai dari teknik berkomunikasi dalam dakwah, pemahaman tentang isu-isu kontemporer, hingga cara menyampaikan ceramah yang menarik dan relevan.
Para peserta yang hadir tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Mereka berasal dari berbagai wilayah di sekitar Kalurahan Margodadi, menunjukkan besarnya minat dan semangat untuk meningkatkan kualitas dakwah di lingkungan masing-masing.
Acara pelatihan mubalig ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan menambah wawasan. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus diadakan secara berkala untuk mendukung pengembangan kapasitas dai di Kalurahan Margodadi dan sekitarnya.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para mubalig dapat lebih percaya diri dan efektif dalam menyampaikan dakwah, serta mampu memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
